Ia tertunduk disana sendirian diam dan tanpa senyum
Ia sekilas menatapku tapi kemudian menatap kearah lain
Wajahnya yang lugu dan sendu
Membuat orang-orang yang memandangnya
Tak sanggup menyakiti perasaannya yang lembut
Ingin hati bergerak mendekatinya
Tapi keberanianku menciut
Ketika ia menatapku sekali saja
Kupendamkan segala rasa ingin tahuku
Kupendamkan rasa ketertarikanku terhadap dirinya
Tapi tak bisa
Ah aku tidak peduli lagi dengan tatapannya !
Kuberanikan diriku untuk berkenalan dengannya
Aku cepat-cepat berhenti mendekatinya
Ketika ku melihat seseorang pria mendekatinya
Dan membawanya pergi
Mataku panas
Ingin rasanya menangis dan berteriak sekerasnya
Hatiku tercabik-cabik melihatnya
Karna itulah pertama
Dan terakhir kalinya
Aku menemukan sebuah teddy bear putih lucu
Yang tak pernah kujumpai dimana pun
Monday, August 16, 2004
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment